Pertamina (PIS) Angkut 170 Miliar Liter BBM dan LPG 2025

Armada Pertamina International Shipping (PIS). Nonstop dukung ketahanan energi, PIS angkut 170 miliar liter BBM & LPG pada 2025. /PIS
Armada Pertamina International Shipping (PIS). Nonstop dukung ketahanan energi, PIS angkut 170 miliar liter BBM & LPG pada 2025. /PIS

swaranusa.co, JAKARTA — PT Pertamina International Shipping (PIS) telah mengangkut 170 miliar liter BBM dan LPG ke seluruh wilayah Indonesia hingga ke berbagai negara sepanjang 2025.

Dari total tersebut, 107 miliar liter merupakan angkutan energi untuk menjamin keamanan pasokan nasional, yang meliputi minyak mentah, produk kilang, BBM, dan LPG.

Sementara sebanyak 63 miliar liter lainnya, Direktur Utama PIS Surya Tri Harto mengatakan bahwa berasal dari layanan angkutan kargo untuk pasar internasional.

“Ini menunjukkan kontribusi signifikan PIS dalam memastikan pasokan energi dari Sabang sampai Merauke, serta perluasan jangkauan layanan yang terus dipercaya di pasar global,” katanya dikutip melalui keterangan pers, Kamis (22/1/2026).

Capaian tersebut melanjutkan tren pertumbuhan bisnis dan peningkatan kapasitas angkutan energi PIS yang telah ditunjukkan tahun sebelumnya.

Pada 2024, PIS tercatat berhasil mengangkut lebih dari 161 miliar liter BBM dan LPG.

Untuk mendukung operasionalnya, PIS terus memperkuat armada dengan total kepemilikan mencapai 110 kapal hingga akhir 2025.

Operasional kapal tanker PIS dijalankan selama 24 jam penuh dan tujuh hari dalam seminggu.

Selain itu, kegiatan tersebut didukung oleh 338 kapal pendukung pelabuhan (tugboat) guna memastikan proses sandar dan bongkar muat berjalan lancar di berbagai pelabuhan.

PIS juga menjalankan sejumlah program strategis, antara lain memperluas pasar non-captive melalui ekspansi rute internasional.

Langkah ini diperkuat dengan keberadaan tiga kantor strategis yang mencakup wilayah Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Eropa, serta diversifikasi jenis kargo yang diangkut.

Pada 2025, sebanyak 84 kapal milik PIS telah memenuhi standar Ship Inspection Report Programme (SIRE), yaitu standar inspeksi internasional bagi kapal tanker yang bertujuan memastikan aspek keselamatan.

“Sebagai Sub Holding Integrated Marine Logistics dari Pertamina Group, langkah transformasi ini merupakan komitmen perusahaan untuk memperkuat keandalan operasional dalam distribusi dan ketahanan energi nasional. Serta, memperkuat daya saing armada Indonesia di kancah dunia,” jelas Surya.

Share

Berita Terkait