swaranusa.co, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperluas inklusi keuangan hingga ke wilayah pedesaan melalui program BRILink Agen.
Salah satu agen yang aktif melayani masyarakat adalah Toko Shafa, yang dikelola Tashadi di Desa Telang Karya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Tashadi telah menjadi BRILink Agen sejak 2019. Keputusannya bergabung dilatarbelakangi keterbatasan akses layanan perbankan yang sebelumnya harus ditempuh warga dengan menyeberangi Sungai Musi untuk mencapai unit BRI terdekat.
Jarak dan biaya transportasi yang cukup besar menjadi kendala utama bagi masyarakat desa.
Dengan kehadiran BRILink Agen, transaksi keuangan kini dapat dilakukan lebih mudah, cepat, dan efisien.
Warga tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk melakukan berbagai kebutuhan perbankan.
“Tanggapan masyarakat sangat positif, karena dengan adanya BRILink Agen, transaksi keuangan ini tidak perlu jauh sehingga biaya untuk nyebrang dapat diminimalisir. Selain itu, tidak ada antrean dan pelayanan tetap hadir di hari libur,” kata Tashadi dikutip melalui keterangan pers, Senin (5/1/2025).
Dalam operasional sehari-hari, BRILink Agen Toko Shafa buka mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB.
Layanan yang diberikan mencakup pembayaran listrik, pembelian token, pengiriman uang, pembayaran cicilan, hingga layanan transaksi lainnya.
Tashadi juga kerap menjadi penghubung antara warga dan Mantri BRI untuk kebutuhan akses pembiayaan.
Menurut Tashadi, keberadaan BRILink Agen memberi dampak langsung terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
“Sekarang warga yang ingin mengirim uang kepada keluarga yang sekolah di luar kota tidak perlu pergi jauh. Cukup datang ke tempat kami. Layanan jadi lebih dekat dan bisa diakses kapan saja,” ungkapnya.
Selain mengelola BRILink Agen, Tashadi juga menjalankan usaha lain seperti bertani, menjual LPG 3 kilogram, serta menyediakan produk herbal.
Dia juga aktif dalam paguyuban BRILink Agen sebagai wadah berbagi pengalaman antar agen.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa perluasan BRILink Agen merupakan wujud penerapan sharing economy di sektor keuangan, dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra strategis.
“Agen tidak hanya memperluas jangkauan layanan, tetapi juga memperkuat konektivitas ekonomi di tingkat lokal. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran BRILink Agen sebagai simpul layanan finansial berbasis komunitas,” ujar Dhanny.
Hingga akhir November 2025, BRI telah memiliki sekitar 1,2 juta BRILink Agen yang tersebar di 66.587 desa atau lebih dari 80% total desa di Indonesia.
Melalui model kemitraan ini, BRILink Agen telah memfasilitasi 1 miliar transaksi dengan total volume mencapai Rp1.592 triliun, mempertegas perannya dalam memperluas akses keuangan formal masyarakat.





