swaranusa.co, JAKARTA — PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) membukukan perolehan kontrak baru sebesar Rp17,43 triliun sepanjang 2025.
Capaian tersebut mencerminkan keberlanjutan kinerja positif perseroan di tengah dinamika industri konstruksi nasional, sekaligus menegaskan peran WIKA sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Perolehan kontrak baru ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan infrastruktur, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan segmentasi industri, kontribusi terbesar kontrak baru WIKA berasal dari segmen Infrastruktur dan Building, yang mencakup proyek jalan, jembatan, sumber daya air, gedung pemerintahan, hingga fasilitas publik.
Baca juga: Apel Perdana 2026, Otorita IKN Tegaskan Transformasi ASN Menuju 2028
Sementara itu, segmen Energy & Industrial Plant (EPCC), Industri Penunjang Konstruksi, Properti & Realty, serta Investasi turut memperkuat portofolio Perseroan melalui komposisi pekerjaan yang terdiversifikasi.
Sepanjang 2025, WIKA mengerjakan sejumlah proyek strategis nasional, di antaranya pembangunan dan peningkatan infrastruktur di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Proyek Akses Tol Patimban Paket 2 untuk mendukung konektivitas logistik nasional, serta Proyek Pengendalian Banjir Merauke dan jaringan Irigasi Sumatera Utara untuk ketahanan air.
Selain itu, WIKA juga terlibat dalam Program Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan, Pembangunan Fasilitas Kesehatan RS Sardjito Yogyakarta, serta Proyek Pipa Transmisi Gas Segmen SKG Belawan–Stasiun Labuhan Batu yang mendukung hilirisasi industri nasional.
Di luar proyek infrastruktur strategis, WIKA turut menjalankan peran sosial melalui pembangunan Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang sebagai respons cepat penanganan pascabencana.
Perseroan juga dipercaya Kementerian Pekerjaan Umum sebagai pelaksana Paket Penanganan Keadaan Darurat Pascabencana Aceh 1 yang mencakup wilayah Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Kota Langsa.
Baca juga: Danantara dan PTPP Bangun Hunian Sementara Korban Bencana Aceh
Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito (BW) menyampaikan bahwa capaian kontrak baru tersebut merupakan hasil dari konsistensi transformasi Perseroan yang berfokus pada keunggulan eksekusi proyek, pengelolaan risiko yang disiplin, serta penerapan strategi cash focused.
“Perolehan kontrak ini menunjukkan kepercayaan pemangku kepentingan yang terus terjaga. WIKA akan memastikan setiap proyek dijalankan secara profesional, efisien, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata untuk mewujudkan program Asta Cita yang dicanangkan pemerintah,” katanya dikutip melalui keterangan pers, Selasa (6/1/2025).
Ke depan, WIKA optimistis prospek perolehan kontrak tetap solid seiring fokus pemerintah pada pembangunan infrastruktur, penguatan konektivitas nasional, serta hilirisasi industri.
Dengan kapabilitas sebagai kontraktor Engineering, Procurement, and Construction (EPC) terintegrasi dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), WIKA menargetkan penciptaan nilai tambah jangka panjang bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.





