Tip Cek Kaki-Kaki Mobil Usai Mudik Lebaran Agar Tetap Aman

New XL7 Hybrid. Pemeriksaan kaki-kaki mobil pasca mudik penting menjaga kenyamanan, stabilitas, dan keselamatan berkendara optimal sehari-hari. /Suzuki
New XL7 Hybrid. Pemeriksaan kaki-kaki mobil pasca mudik penting menjaga kenyamanan, stabilitas, dan keselamatan berkendara optimal sehari-hari. /Suzuki

swaranusa.co, JAKARTA — Perjalanan mudik Lebaran dengan jarak jauh, muatan penuh, serta kondisi jalan yang beragam membuat komponen kaki-kaki mobil bekerja ekstra keras dalam menopang beban kendaraan.

Oleh karena itu, setelah perjalanan, bagian ini perlu diperiksa kembali guna memastikan tidak ada kerusakan serta menjaga kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Sistem kaki-kaki meliputi berbagai komponen penting seperti shock absorber, per, ball joint, tie rod, bushing arm, link stabilizer, rack steer, hingga sistem pengereman.

Semua bagian ini saling terintegrasi untuk menjaga stabilitas kendaraan, meredam getaran, serta memastikan arah kendaraan tetap presisi, terutama setelah digunakan dalam perjalanan panjang dengan beban maksimal.

Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales Hariadi mengatakan bahwa perjalanan mudik menjadi salah satu momen berkendara dengan syarat durabilitas, karena kendaraan dipacu untuk menghadapi berbagai kondisi yang tidak menentu.

“Maka dari itu, penting bagi pelanggan untuk mengecek kondisi komponen mobil, seperti area kaki-kaki. Sebaiknya pastikan kondisinya tetap optimal dan siap untuk digunakan kembali sehari-hari,” katanya kepada wartawan melalui keterangan pers, Kamis (26/3/2026).

Berikut adalah panduan pengecekan bagian kaki-kaki yang dapat dilakukan oleh pemilik kendaraan dari Suzuki:

  • Kenali tanda awal sebelum kerusakan membesar

Pengecekan paling awal bisa dilakukan oleh pemilik kendaraan dengan cara merasakan adanya perbedaan dari sebelum perjalanan mudik.

Salah satunya adalah muncul bunyi benturan kasar (clunking noise) saat melewati jalan rusak, setir terasa bergetar di kecepatan tertentu, kendaraan limbung, atau roda cenderung menarik ke satu sisi. 

Tanda-tanda tersebut bisa menjadi indikasi dini kondisi yang tidak baik pada kaki-kaki.

Apabila ditemukan kondisi tidak normal, maka pelanggan perlu segera membawa kendaraannya ke bengkel resmi.

Bagian yang mungkin memerlukan pemeriksaan antara lain bushing, ball joint, link stabilizer, atau komponen kemudi yang mulai aus akibat benturan dan beban selama perjalanan mudik.

  • Cek shock absorber untuk menjaga stabilitas dan kenyamanan

Shock absorber yang melemah biasanya membuat mobil terasa mengayun atau memantul berlebih, terutama setelah melewati speed trap atau jalan tidak rata.

Pemeriksaan visual juga bisa dilakukan dengan cara melihat rembesan oli pada body shock dan segara membawa kendaraan ke bengkel resmi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

  • Pastikan presisi kemudi lewat pemeriksaan tie rod dan komponen steering

Kontur jalan tidak rata selama perjalanan mudik dapat memengaruhi komponen kemudi seperti tie rod dan rack steer yang berperan besar pada tingkat kepresisian pengendalian.

Bila setir terasa kurang responsif saat berbelok, ada bunyi abnormal, atau mobil terasa sulit lurus, maka pemeriksaan steering perlu diprioritaskan agar kontrol kendaraan kembali optimal.

  • Lakukan spooring dan balancing bila ada getar atau keausan ban tidak merata 

Getaran pada setir atau ban yang aus tidak merata sering berkaitan dengan perubahan sudut roda atau keseimbangan roda.

Spooring dan balancing di bengkel resmi membantu mengembalikan kestabilan, membuat mobil melaju lebih lurus, sekaligus membantu mencegah ban cepat habis sebelah terutama setelah rute panjang dengan beban penuh.

Hariadi menjelaskan bahwa spooring dan balancing sangat penting untuk menjaga stabilitas serta keselamatan.

“Dengan meluruskan kembali arah roda sekaligus memastikan putaran ban tetap seimbang tanpa getaran, performa berkendara akan kembali optimal. Selain itu, perawatan ini juga membantu mencegah keausan ban yang tidak merata sehingga umur pakai komponen kaki-kaki menjadi lebih panjang,” jelasnya.

Share

Berita Terkait