Tip Aman Bertransaksi dengan Kartu Kredit BRI

Nasabah bertransaksi dengan kartu kredit BRI. /BRI
Nasabah bertransaksi dengan kartu kredit BRI. /BRI

swaranusa.co, JAKARTA — Seiring meningkatnya kebutuhan transaksi yang cepat, aman, dan fleksibel, penggunaan kartu kredit di masyarakat terus menunjukkan tren positif.

Di tengah masifnya transaksi non-tunai tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengimbau nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang menyasar data pribadi dan perbankan, termasuk data kartu kredit.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa peningkatan penggunaan transaksi digital harus diimbangi dengan kesadaran nasabah dalam menjaga keamanan data pribadi.

Dia menyebut sejumlah modus yang perlu diwaspadai, antara lain phishing, skimming, dan social engineering yang bertujuan memperoleh informasi rahasia nasabah.

“Kartu kredit saat ini menjadi solusi transaksi yang praktis dan fleksibel, baik untuk kebutuhan pembayaran di merchant offline maupun online. Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan kesadaran nasabah dalam menjaga keamanan data pribadi dan kartu kredit agar terhindar dari risiko penyalahgunaan,” katanya dikutip melalui keterangan pers, Sabtu (10/1/2026).

Baca juga: Lima Langkah Financial Wellness Sambut 2026 yang Lebih Terencana

BRI mengingatkan nasabah untuk tidak membagikan data rahasia kartu kredit kepada siapa pun, termasuk nomor kartu, tanggal kedaluwarsa (expired date), CVV, maupun kode OTP.

Dhanny menegaskan bahwa BRI tidak pernah meminta data rahasia tersebut melalui telepon, SMS, atau email.

Sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan transaksi, BRI secara konsisten memperkuat sistem pengamanan berlapis.

Upaya tersebut meliputi validasi data kartu saat aktivasi, pengiriman notifikasi transaksi ke perangkat mobile atau email nasabah, penggunaan PIN untuk transaksi di mesin EDC, serta pemanfaatan OTP sebagai autentikasi transaksi online melalui fitur 3D Secure.

Selain itu, kartu kredit BRI kini telah dilengkapi dengan verifikasi PIN enam digit untuk transaksi pada merchant yang mendukung fitur tersebut.

Langkah ini menjadi perlindungan tambahan guna meminimalkan risiko penyalahgunaan kartu kredit.

BRI juga mengimbau nasabah untuk segera menghubungi Contact BRI 1500017 atau menggunakan aplikasi BRI Credit Card Mobile apabila menerima notifikasi transaksi yang tidak dikenali atau menemukan indikasi penyalahgunaan kartu kredit, termasuk saat kartu atau perangkat mobile banking hilang.

Baca juga: BRI Perkenalkan Desain Baru Kartu Kredit BRI VISA Infinite

Di samping itu, nasabah juga diminta secara berkala melakukan pengkinian data pribadi, meliputi data finansial, alamat, email, dan nomor handphone.

Pembaruan data tersebut penting untuk mendukung kelancaran pengiriman e-statement, notifikasi transaksi, kode OTP, serta berbagai informasi layanan dan promo kartu kredit.

“Melalui pemanfaatan kartu kredit secara bijak, nasabah tidak hanya menikmati kemudahan dan fleksibilitas bertransaksi, tetapi juga dapat mengelola pengeluaran secara lebih terencana. BRI berkomitmen memperkuat sistem keamanan sekaligus mengedukasi nasabah agar setiap transaksi dapat dilakukan secara aman, nyaman, dan bertanggung jawab,” tutup Dhanny.

Share

Berita Terkait