swaranusa.co, JAKARTA — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengadakan diskusi strategis dengan Lippo Group terkait rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi.
Pertemuan yang berlangsung di Jakarta tersebut menjadi bagian dari percepatan penyediaan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) serta mendukung target Program 3 Juta Rumah.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan bahwa groundbreaking pembangunan rusun subsidi di Meikarta ditargetkan berlangsung pada 8 Maret mendatang.
“Ini bagian dari percepatan dan terobosan yang sedang kita lakukan,” katanya dikutip melalui keterangan pers, Sabtu (21/2/2026).
Sebelum pembangunan dimulai, Maruarar menjelaskan bahwa Kementerian PKP akan melakukan sejumlah persiapan, termasuk survei untuk mengetahui kebutuhan serta preferensi calon konsumen dengan metodologi dan sampling yang tepat.
“Kita ingin memahami bagaimana kemauan konsumen. Karena itu, akan dilakukan survei dengan metodologi yang tepat dan sampling yang benar agar produk rusun subsidi ini benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Selain aspek permintaan pasar, pemerintah juga akan meninjau kesiapan ekosistem di sekitar lokasi, mencakup fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, pasar, pusat kerja, hingga akses transportasi.
“Rusun subsidi ini tidak hanya bangunan, tetapi harus didukung lingkungan yang layak dan produktif bagi penghuninya,” terang menteri yang akrab disapa Ara itu..
Berdasarkan data dari BP Tapera, Ara mengatakan bahwa dalam lima tahun terakhir realisasi pembiayaan rusun subsidi hanya mencapai 140 unit. Menurutnya, angka tersebut masih sangat rendah dibandingkan kebutuhan.
“Dengan arahan Presiden Prabowo, kita harus melakukan terobosan. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan Meikarta untuk menjadi rusun subsidi dengan target bisa mencapai 141.000 unit,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ara menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kolaborasi yang dibangun bersama Lippo Group dalam mematangkan rencana pembangunan tersebut.
Pemerintah berharap proyek rusun subsidi di Meikarta dapat menjadi model hunian vertikal terjangkau yang terintegrasi dengan fasilitas sosial, fasilitas umum, serta akses ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.





