swaranusa.co, JAKARTA — Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait larangan penghangusan kuota internet dinilai sebagai kemenangan bagi perlindungan hak konsumen. Kendati demikian, pemerintah diminta ekstra waspada terhadap potensi praktik kartel oleh operator seluler yang bisa saja terjadi sebagai respons atas regulasi baru tersebut.
Pengamat Ekonomi dari Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan mengatakan bahwa secara prinsip ekonomi, kuota internet yang telah dibeli masyarakat tidak seharusnya hangus apabila belum digunakan. Ia menyoroti kebijakan masa tenggang satu bulan yang selama ini berlaku sangat merugikan konsumen.
“Kuota itu sebetulnya kita beli di awal untuk kita pakai nanti. Nah, kalau satu bulan habis, hangus, ya berarti merugikan konsumen,” katanya saat dihubungi, Rabu (12/9/2026).
Meski berpihak pada konsumen, Anthony juga memaklumi posisi pelaku usaha. Ia menyadari bahwa operator seluler menanggung beban biaya pemeliharaan (maintenance) data yang tidak murah apabila saldo kuota pelanggan dibiarkan mengendap tanpa batas waktu hingga berbulan-bulan.
Sebagai jalan tengah, Anthony mengusulkan perpanjangan jangka waktu masa aktif, alih-alih menghapusnya sama sekali.
“Jadi kalau kita isi kuota, terus dalam waktu satu bulan kalau nggak dipakai, lalu kita mesti isi lagi karena masa berlaku kuota itu kan habis,” jelasnya.
Menanggapi kekhawatiran bahwa operator seluler akan serempak menaikkan tarif internet untuk menutupi potensi kerugian, Anthony meyakini hal tersebut seharusnya tidak terjadi selama iklim kompetisi berjalan sehat.
Menurutnya, mekanisme pasar akan membuat operator saling bersaing menawarkan harga terbaik demi merebut pelanggan.
“Jadi begitu ada yang mau menaikkan, yang bersaing yang mau merebut pasar pasti menurunkan harga atau tidak menaikkan. Itulah inti daripada kompetisi, kecuali hal itu dilakukan bersama-sama yaitu dengan kartel. Nah ini yang melanggar,” terangnya.
Ia mendesak agar pengawasan perlindungan konsumen, termasuk fungsi pengawasan dari parlemen harus diperkuat agar operator tidak sembarangan memainkan harga.





