swaranusa.co, JAKARTA — Rencana pemekaran wilayah Bogor Barat kembali mengemuka sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Upaya tersebut dinilai semakin relevan seiring pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bogor yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Anggota DPR RI Komisi IX, Achmad Ru’yat mengatakan bahwa wilayah Leuwiliang memiliki posisi penting dalam rencana pengembangan tersebut.
Keberadaan Universitas Islam Bogor (UIB) di kawasan itu dinilai dapat menjadi pilar penguatan sumber daya manusia, khususnya di sektor kesehatan.
“Bogor Barat ke depannya akan dimekarkan, sehingga posisi Leuwiliang dan kampus ini sangat penting. Kampus ini juga direncanakan akan mengoptimalkan pembangunan fakultas kedokteran serta fakultas kesehatan,” katanya dikutip melalui situs PKS, Rabu (22/4/2026).
Ru’yat menilai penguatan sektor kesehatan menjadi kebutuhan mendesak, mengingat jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang telah mencapai 6 juta jiwa.
Kondisi tersebut menuntut peningkatan fasilitas dan tenaga kesehatan agar pelayanan dapat berjalan optimal.
“Harapannya pelayanan kesehatan di wilayah Bogor Barat dapat berjalan dengan sebaik-baiknya. Saya juga terus menyuarakan bahwa pemekaran Bogor Barat ini sangat penting,” jelasnya.
Pemekaran wilayah, tambah Ru’yat, bukan sekadar pemisahan administratif, melainkan strategi untuk mempercepat pembangunan serta memastikan pemerataan layanan publik.
Dengan wilayah yang lebih terfokus, pemerintah daerah diharapkan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, pengembangan UIB dengan rencana pembukaan fakultas kedokteran dan kesehatan diharapkan mampu mencetak tenaga medis kompeten sekaligus memperkuat infrastruktur layanan kesehatan di kawasan tersebut.
Sinergi antara pemerintah dan institusi pendidikan dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Jika rencana pemekaran terealisasi, Bogor Barat diproyeksikan mengalami percepatan pembangunan serta peningkatan akses layanan publik secara signifikan.





