swaranusa.co, JAKARTA — Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas kebijakan ekonomi nasional di tengah dinamika global dan perkembangan sektor keuangan domestik.
Langkah tersebut dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan iklim investasi tetap kondusif, transparan, dan kredibel, sehingga kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia terus terjaga.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan bahwa dalam sebuah pertemuan dengan investor institusional di Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto hadir secara langsung bersama regulator terkait.
“Disampaikan bahwa Pemerintah bersama Regulator terus mengambil langkah terukur untuk menjaga stabilitas pasar, menjelaskan fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, dan memastikan kepercayaan investor tetap terjaga,” katanya dikutip melalui situs Kemenko Perekonomian, Rabu (4/5/2026).
Forum tersebut dikemas dalam suasana dialog informal yang bertujuan memperkuat komunikasi antara pemerintah dan pelaku pasar.
Selain memaparkan arah kebijakan ekonomi secara umum, pertemuan ini juga menjadi ruang untuk mendengarkan pandangan serta masukan dari investor institusional dan pelaku industri keuangan.
Melalui forum tersebut, pemerintah kembali menegaskan pentingnya koordinasi lintas otoritas serta Kementerian/Lembaga dalam menjaga stabilitas sektor keuangan dan perekonomian nasional.
Pendekatan komunikasi yang terbuka dengan investor dinilai krusial untuk meminimalkan ketidakpastian dan menjaga sentimen positif di pasar.
Diskusi berlangsung secara konstruktif dengan fokus pada kondisi perekonomian terkini, arah kebijakan pemerintah ke depan, serta komitmen menjaga tata kelola ekonomi yang prudent dan berkelanjutan.
Pemerintah juga menekankan bahwa kesinambungan kebijakan menjadi fondasi utama bagi iklim investasi jangka panjang.
Haryo menambahkan bahwa pemerintah secara konsisten mengambil langkah antisipatif dalam merespons dinamika global, sembari memastikan stabilitas ekonomi domestik tetap terjaga.
Sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil terus diperkuat untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.





