swaranusa.co, JAKARTA — Otorita IKN bersama lima investor menandatangani tujuh Perjanjian Pemanfaatan Tanah dan Pengalokasian Lahan Aset Dalam Penguasaan (ADP) serta akta notarial di Kantor Balai Kota Otorita IKN kemarin, Jumat (9/1/2026).
Kelima investor tersebut yakni PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, serta PT Haidir Griya Karya dari Asatu Corporation.
Para investor akan mengembangkan berbagai sektor usaha, mulai dari kawasan kuliner, niaga, perkantoran, fasilitas olahraga, hingga sarana pendukung lainnya di kawasan IKN.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para investor yang berkomitmen berpartisipasi dalam pembangunan Nusantara. Dia optimistis seluruh proyek yang telah disepakati dapat segera direalisasikan.
Baca juga: Jalan 1B–1C KIPP IKN Hampir Rampung Perkuat Konektivitas
“Saya ucapkan terima kasih dan saya yakin, kita yang akan menandatangani perjanjian kerja sama investasi hari ini akan segera melakukan pembangunan. Sampaikan juga berita ini ke rekan bisnis bapak-bapak sekalian, ayo berinvestasi ke IKN, pasti akan kami teruskan,” katanya dikutip melalui keterangan pers, Sabtu (10/1/2025)
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Sudiro Roi Santoso menjelaskan bahwa sebagian besar proyek dari tujuh perjanjian kerja sama tersebut ditargetkan mulai dibangun pada pertengahan tahun 2026.
Saat ini, para investor tengah mempersiapkan proses perizinan dan tahapan teknis pembangunan.
“Sebagian besar dari tujuh perjanjian kerja sama ini akan memulai pembangunan sekitar pertengahan tahun 2026. Saat ini, pelaku usaha sudah mempersiapkan tahapan perjanjian dan juga perizinannya,” ujar Roi.
Komitmen investasi ini juga mendapat respons positif dari kalangan investor.
Perwakilan PT Batara Maduma Prospernusa, Bob Yanuar, mengapresiasi kepemimpinan Otorita IKN yang dinilai mampu mendorong percepatan pembangunan Nusantara.
Baca juga: Kemenag Pastikan Masjid Negara IKN Siap Sambut Ramadan
“Terima kasih, kami diberikan kesempatan dan kepercayaan untuk berpartisipasi di dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara. Saya melihat dengan kepemimpinan Bapak Basuki, kemajuan dan perkembangannya luar biasa,” ungkap Bob.
Penandatanganan kerja sama ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di kawasan Nusantara.
Kerja sama tersebut juga mengacu pada Peraturan Menteri PPN Nomor 6 Tahun 2022 sebagai dasar kemitraan pemerintah dan badan usaha.
Otorita IKN berkomitmen untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berkelanjutan guna menjadikan Nusantara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia menuju 2028.





