swaranusa.co, JAKARTA — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) meningkatkan dukungan terhadap sektor perumahan di Sulawesi Tenggara melalui penambahan alokasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), peningkatan target rumah subsidi, serta penguatan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa kuota BSPS di Sulawesi Tenggara pada tahun anggaran 2026 ditingkatkan menjadi 10.000 unit, jauh lebih tinggi dibandingkan alokasi tahun sebelumnya yang mencapai 3.077 unit.
Selain itu, target pembangunan rumah subsidi di provinsi tersebut juga ditetapkan sebanyak 20.000 unit guna mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat.
Menurut Menteri PKP, peningkatan program perumahan diperlukan karena kebutuhan rumah di Sulawesi Tenggara masih cukup besar.
Backlog perumahan di wilayah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 119.000 unit, sedangkan jumlah rumah yang tersedia baru sekitar 62.000 unit.
“Dengan peningkatan kuota BSPS di Sultra akan menggerakkan ekonomi dengan padat karya dan multiplier effect yang tinggi yang tentu saja hal tersebut sangat bermanfaat untuk rakyat,” katanya di Jakarta dikutip melalui keterangan pers, Selasa (2/6/2026).
Selain BSPS dan rumah subsidi, Kementerian PKP juga mendorong implementasi KUR Perumahan untuk memperluas akses pembiayaan sektor perumahan secara lebih inklusif.
Untuk Sulawesi Tenggara, pemerintah menargetkan penyaluran KUR Perumahan sebesar Rp500 miliar pada Agustus 2026.
Direktur Jenderal Kawasan Permukiman, Fitrah Nur, menjelaskan bahwa pelaksanaan BSPS juga diarahkan agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.
“Untuk Kendari ada sekitar 6 persen efisiensi anggaran melalui program PTT yang akan kembali ke rakyat,” ujarnya.
Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan perumahan di daerahnya.
“Dengan adanya program ini dan dengan pertumbuhan ekonomi kami yang 6,23%, kami ingin meminimalisir kesenjangan yang terjadi melalui KUR Perumahan, BSPS, dan rumah subsidi dari Kementerian PKP,” katanya.





