Kementerian PKP Tata Kawasan Menteng Tenggulun Tanpa APBN

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait saat memantau kawasan Menteng Tenggulun, Jakarta. Penataan Menteng Tenggulun berbasis kolaborasi tanpa APBN dorong perbaikan lingkungan, hunian, dan ekonomi masyarakat. /PKP
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait saat memantau kawasan Menteng Tenggulun, Jakarta. Penataan Menteng Tenggulun berbasis kolaborasi tanpa APBN dorong perbaikan lingkungan, hunian, dan ekonomi masyarakat. /PKP

swaranusa.co, JAKARTA — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan penataan kawasan Menteng Tenggulun, Jakarta, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas lingkungan permukiman sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Program tersebut akan dilaksanakan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan melalui skema kolaborasi lintas pihak.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan bahwa pembangunan kawasan tidak selalu harus bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi dapat dilakukan melalui sinergi berbagai elemen.

“Kita ingin penataan kawasan Menteng Tenggulun ini bisa berjalan cepat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dan ini kita lakukan tanpa APBN, melalui kolaborasi dan gotong royong bersama berbagai pihak,” katanya dikutip melalui keterangan pers, Kamis (19/3/2026).

Penataan kawasan tersebut mencakup pembangunan jalan sepanjang 300 meter yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti 5 titik parkir motor, 3 titik parkir mobil, 4 taman, serta 1 unit kamar mandi umum.

Seluruh pekerjaan didukung anggaran sebesar Rp784 juta yang berasal dari kontribusi pihak swasta.

“Selain penataan jalan, kita juga akan melakukan renovasi rumah warga melalui gotong royong bersama dukungan CSR. Ada 81 rumah dari Astra, serta 50 rumah dari Pak Boy Thohir dan Pak Lenlen. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi untuk membantu masyarakat,” jelasnya.

Menurut Maruarar, penataan jalan menjadi langkah awal dalam membenahi kawasan agar lebih tertata, bersih, dan nyaman.

“Jalan yang baik akan membuka akses, meningkatkan mobilitas, dan mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi. Kita ingin kawasan ini ke depan menjadi lebih hidup dan produktif,” tambahnya.

Lebih jauh, penataan Menteng Tenggulun merupakan bagian dari rencana pengembangan kawasan secara menyeluruh, termasuk renovasi hunian dan pengembangan sebagai pusat kuliner.

“Kita tidak hanya membangun fisik, tapi juga membangun ekosistem ekonomi masyarakat. Menteng Tenggulun kita dorong menjadi kawasan yang tertata dan memiliki nilai ekonomi,” terang Menteri Ara.

Share

Berita Terkait