Geely Mulai Distribusi EX2, Pesanan Tembus 2.000 Unit

Kendaraan listrik Geely EX2 bersiap untuk didistribusi. Hal tersebut menandai keseriusan Geely memperkuat kendaraan listrik melalui produksi lokal dan lokalisasi berkelanjutan. /Geely
Kendaraan listrik Geely EX2 bersiap untuk didistribusi. Hal tersebut menandai keseriusan Geely memperkuat kendaraan listrik melalui produksi lokal dan lokalisasi berkelanjutan. /Geely

swaranusa.co, JAKARTA — Geely Auto Indonesia resmi memulai distribusi batch perdana kendaraan listrik Geely EX2 dari fasilitas perakitan PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta menuju jaringan diler resminya di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah tersebut menjadi tahap awal pemenuhan permintaan konsumen setelah antusiasme tinggi sejak masa pre-booking.

Sejak pre-booking dibuka pada November 2025 hingga peluncuran resmi pada 20 Januari 2026, Geely EX2 telah membukukan lebih dari 2.000 pemesanan.

Model ini sebelumnya telah mencatat kinerja penjualan yang solid di pasar Tiongkok dengan total penjualan mencapai 465.775 unit sepanjang 2025.

Kini, Geely EX2 hadir di Indonesia dengan standar kualitas global serta fitur yang disesuaikan dengan preferensi konsumen domestik.

CEO Geely Auto Indonesia Wu Chuxing mengatakan bahwa Geely EX2 mendapat respons yang sangat positif berkat harga kompetitif dan fitur inovatif di kelasnya.

Distribusi 1.000 unit Geely EX2 pertama mencakup pengiriman ke 40 diler di Pulau Jawa dan luar Jawa.

“Penyerahan ke konsumen akan dimulai pada akhir Januari. Target kami adalah mempercepat produksi lokal untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat,” katanya kepada wartawan melalui keterangan pers, Jumat (30/1/2026).

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Geely menerapkan pendekatan lokalisasi berkelanjutan guna memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.

Untuk model Geely EX2, perusahaan menggandeng mitra manufaktur dalam negeri dalam penyediaan battery cell, sekaligus mencapai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 46,5 persen.

Investasi tersebut mencerminkan komitmen Geely dalam mendukung transfer teknologi, meningkatkan kapabilitas manufaktur lokal, serta memperkuat daya saing industri otomotif nasional.

Langkah tersebut juga sejalan dengan target pemerintah dalam mendorong pengembangan dan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Share

Berita Terkait