Emiten Hermanto Tanoko (RISE) Tingkatkan Modal Dasar dan Saham Bonus

Direksi PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) dari Kiri-Kanan: Direktur Go Ie Tiong, Komisaris Sanderawati Joesoef, Komisaris Utama Hermanto Tanoko, Direktur Utama Budi Agusti, Direktur Go Herliani Prayogo. /RISE
Direksi PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) dari Kiri-Kanan: Direktur Go Ie Tiong, Komisaris Sanderawati Joesoef, Komisaris Utama Hermanto Tanoko, Direktur Utama Budi Agusti, Direktur Go Herliani Prayogo. /RISE

swaranusa.co, JAKARTA — PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), emiten properti dengan portofolio residensial, kawasan industri, dan proyek mixed-use TANRISE, resmi menyetujui dua agenda strategis dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar secara elektronik.

Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui peningkatan modal dasar Perseroan serta pembagian saham bonus kepada pemegang saham.

Keputusan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis Perseroan ke depan.

Persetujuan rapat mencakup peningkatan modal dasar RISE menjadi Rp3 triliun, yang terbagi atas 30 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Baca juga: Libur Nataru 2026 Trafik Data XLSMART Naik Hingga 267%

Seiring dengan peningkatan tersebut, pemegang saham juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan guna menyesuaikan struktur permodalan yang baru.

Selain itu, RUPSLB turut menyetujui pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetoruntuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024.

Jumlah saham bonus yang akan diterbitkan sebanyak 5.253.600.000 lembar saham, sehingga total saham ditempatkan dan disetor penuh Perseroan menjadi 16.198.600.000 lembar saham.

Adapun rasio pembagian saham bonus yang disepakati adalah 25:12, di mana setiap 25 saham lama berhak memperoleh 12 saham baru.

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham RISE di Bursa Efek Indonesia sekaligus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham.

Direktur Utama RISE Budi Agusti menyampaikan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan.

“Peningkatan modal dasar membuka ruang yang lebih luas bagi Perseroan dalam mendukung ekspansi usaha dan pengembangan proyek-proyek ke depan,” katanya melalui keterangan pers, Kamis (8/1/2025).

Sebagai pengembang properti dengan fokus pada proyek terpadu bernilai tambah tinggi, RISE memiliki sejumlah keunggulan kompetitif, mulai dari bank tanah strategis, rekam jejak pengembangan proyek yang terukur, hingga kemampuan eksekusi yang kuat di segmen residensial, komersial, dan kawasan terpadu.

Baca juga: WIKA Bukukan Kontrak Baru Rp17,43 Triliun Sepanjang 2025

Ke depan, Perseroan terus mempersiapkan ekspansi melalui pengembangan sejumlah proyek baru, di antaranya Solaris Villa Bali Bites di Bali, Solaris Villa (Extension) di Malang, serta pengembangan lanjutan proyek berjalan.

Langkah ini ditujukan untuk menangkap peluang pertumbuhan pasar properti nasional seiring membaiknya iklim investasi dan meningkatnya kebutuhan hunian serta ruang usaha.

“Dengan fundamental keuangan yang lebih solid dan dukungan pemegang saham, RISE optimistis dapat mengakselerasi pengembangan proyek-proyek bernilai tambah tinggi, sekaligus menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” jelas Budi.

Share

Berita Terkait