JAKARTA — Pemerintah terus berupaya membangun sumber daya manusia yang sehat, tangguh, dan produktif dengan memperluas akses layanan kesehatan serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara mandiri.
Upaya ini menekankan tidak hanya pemerataan fasilitas, tetapi juga edukasi agar masyarakat mampu menjaga kesehatan secara mandiri. Dengan demikian, kualitas kesehatan dan produktivitas nasional dapat meningkat secara berkelanjutan.
Kepala Biro Umum dan SDM Kemenko Perekonomian Hari Nugroho mengatakan bahwa sehat bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya, tapi harus diupayakan mulai dari kesadaran individu hingga dukungan lingkungan kerja.
“Institusi yang sehat akan melahirkan aparatur yang tangguh, dan aparatur yang tangguh akan menghasilkan pelayanan publik yang berkualitas. Inilah esensi dari upaya kita bersama, dalam mewujudkan kementerian yang sehat, peduli, dan berkelanjutan,” katanya saat kegiatan edukasi dan skrining USG kanker payudara dikutip melalui keterangan pers, Kamis (11/12/2025).
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenko Perekonomian Anna Susiwijono menjelaskan bahwa organisasinya berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kepedulian dan fasilitas pendampingan akan masalah kesehatan di lingkungan Kemenko Perekonomian.
“Dengan adanya peningkatan kesadaran masyarakat, pelaksanaan program skrining dan integrasi sebagai pelengkap, serta dukungan berbagai sektor, menjadi langkah strategis dalam menurunkan angka kematian akibat kanker payudara, dan meningkatkan kualitas hidup wanita Indonesia, yang nantinya akan meningkatkan kualitas pegawai perempuan Kemenko Perekonomian dalam meningkatkan produktivitasnya,” jelasnya.
Edukasi dan skrining USG kanker payudara diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif mengenai deteksi dini kanker payudara sekaligus mempertegas komitmen DWP Kemenko Perekonomian dalam mewujudkan lingkungan kerja yang sehat.
Langkah tersebut menegaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan perempuan merupakan bagian penting dalam mendukung kinerja organisasi dan menciptakan keluarga Indonesia yang lebih kuat. (PRB)





