Desa Wisata Prai Ijing Raih Asean Sustainable Tourism Award 2026

Asean Tourism Awards (ATA) 2026 yang berlangsung pada rangkaian Asean Tourism Forum (ATF) di Cebu, Filipina, Jumat (30/1/2026). Desa Wisata Prai Ijing membuktikan pariwisata berkelanjutan mampu menggerakkan ekonomi lokal dan budaya. /BCA
Asean Tourism Awards (ATA) 2026 yang berlangsung pada rangkaian Asean Tourism Forum (ATF) di Cebu, Filipina, Jumat (30/1/2026). Desa Wisata Prai Ijing membuktikan pariwisata berkelanjutan mampu menggerakkan ekonomi lokal dan budaya. /BCA

swaranusa.co, JAKARTA — Desa Wisata Kampung Prai Ijing (Tebara) yang berlokasi di Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), meraih Asean Sustainable Tourism Award dalam ajang Asean Tourism Awards (ATA) 2026 yang berlangsung pada rangkaian Asean Tourism Forum (ATF) di Cebu, Filipina.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Prai Ijing sebagai Desa Bakti BCA, sekaligus menegaskan kontribusi BCA dalam mendorong pengembangan usaha komunitas desa dan UMKM berbasis pariwisata berkelanjutan yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat lokal.

Desa wisata yang terletak di atas perbukitan ini dikenal luas berkat arsitektur rumah adat Sumba, penerapan kepercayaan Marapu, serta pelestarian budaya tenun tradisional Sumba.

Aktivitas menenun tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi warga melalui penjualan berbagai produk tenun kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Komitmen Desa Wisata Prai Ijing dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal tersebut mendapatkan pengakuan internasional melalui penghargaan Asean Tourism Sustainable Awards kategori Rural Product.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.

“Pencapaian ini menunjukkan besarnya potensi desa wisata Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan yang unggul,” katanya melalui keterangan pers, Minggu (1/2/2026).

Hera menjelaskan bahwa melalui program UMKM dan Desa Bakti BCA, Perseroan berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan usaha komunitas desa agar mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat secara berkelanjutan.

Asean Tourism Awards merupakan ajang apresiasi bagi pelaku industri pariwisata di negara-negara Asean yang diselenggarakan secara berkala dalam rangka mempromosikan kawasan Asean sebagai destinasi wisata unggulan, baik bagi wisatawan regional maupun global.

Saat ini, Program UMKM dan Desa Bakti BCA telah memberikan pendampingan menyeluruh kepada 28 Desa Bakti BCA di berbagai wilayah Indonesia.

Program tersebut, tambah Hera, berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan perluasan akses pasar melalui penguatan atraksi wisata, pengelolaan layanan, literasi keuangan, familiarization trip, serta pemberdayaan UMKM lokal.

“Kami berharap keberhasilan Desa Wisata Prai Ijing dapat menginspirasi desa-desa wisata lainnya di Indonesia untuk mengoptimalkan potensi mereka dalam mengembangkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” jelasnya.

Share

Berita Terkait