Cleo Perkuat Ekspansi 2026 Didukung Struktur Modal Solid

Pabrik PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) yang dilengkapi PLTS. Perseroan menggabungkan ekspansi bisnis, kinerja keuangan solid, dan komitmen lingkungan menuju net zero emission. /CLEO
Pabrik PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) yang dilengkapi PLTS. Perseroan menggabungkan ekspansi bisnis, kinerja keuangan solid, dan komitmen lingkungan menuju net zero emission. /CLEO

swaranusa.co, JAKARTA — Emiten produsen air minum dalam kemasan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menegaskan kesiapan menghadapi tantangan bisnis 2026 dengan struktur permodalan yang dinilai kokoh. Fondasi keuangan tersebut ditopang pertumbuhan penjualan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Pada kuartal III/2025, penjualan CLEO tercatat naik 5,8% secara tahunan (YoY) menjadi Rp2,09 triliun.

CEO CLEO Melisa Patricia mengatakan bahwa stabilitas pertumbuhan tersebut menunjukkan arah ekspansi berjalan sesuai rencana.

“EBITDA yang relatif stabil dengan kenaikan 9% YoY menegaskan bahwa kapasitas operasional dan arus kas internal masih kuat untuk menopang kebutuhan investasi dan ekspansi lanjutan,” katanya kepada wartawan melalui keterangan pers, Minggu (1/3/2026).

Melisa menjelaskan bahwa struktur modal Perseroan dinilai seimbang antara sumber pendanaan internal dan eksternal, sehingga ekspansi besar dapat dilakukan tanpa mengganggu stabilitas operasional.

Dalam realisasi ekspansi, CLEO telah merampungkan pembangunan tiga fasilitas produksi baru di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru.

Ketiga pabrik tersebut ditargetkan mulai beroperasi tahun ini, sehingga total pabrik CLEO di berbagai wilayah Indonesia bertambah menjadi 35 unit.

Penambahan fasilitas produksi ini diharapkan memperkuat jaringan distribusi sekaligus mendekatkan produk kepada konsumen, sehingga proses pengiriman menjadi lebih efisien.

Ke depan, Perseroan berencana melanjutkan ekspansi di wilayah potensial lainnya sebagai bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan.

Setiap rencana pembangunan pabrik didahului kajian menyeluruh, mencakup aspek hidrologi sebagai sumber bahan baku serta potensi pasar di wilayah tujuan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ekspansi tidak hanya memperluas jangkauan, tetapi juga menopang pertumbuhan jangka panjang.

Di tengah persaingan industri yang semakin ketat dan tekanan daya beli masyarakat, CLEO tetap optimistis terhadap prospek kinerja tahun ini.

Perseroan juga mengandalkan peluncuran produk inovatif secara berkala guna menjawab kebutuhan konsumen.

“Kami optimis, strategi ekspansi tersebut didukung dengan peluncuran produk-produk inovasi baru secara berkala yang sesuai kebutuhan para pelanggan, akan mampu mendongkrak penjualan,” tutup Melisa.

Share

Berita Terkait