swaranusa.co, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menetapkan pembagian dividen tunai Tahun Buku 2025 sebesar Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham. Perseroan juga menetapkan recording date pada 22 April 2026 sebagai tanggal penentu investor yang berhak menerima dividen.
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan, total dividen tersebut telah termasuk dividen interim sebesar Rp20,6 triliun atau Rp137 per saham yang dibayarkan pada 15 Januari 2026.
Dengan demikian, sisa dividen tunai yang akan dibagikan mencapai Rp31,47 triliun atau Rp209 per saham.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan bahwa pembagian dividen mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan imbal hasil optimal bagi pemegang saham.
“Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja Perseroan yang tetap positif, yang ditopang oleh penguatan pada segmen UMKM sebagai core business BRI, serta akselerasi transformasi digital yang terus memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan efisiensi operasional,” katanya kepada wartawan melalui keterangan pers, Rabu (15/4/2026).
Hery menjelaskan bahwa keputusan tersebut didukung oleh kinerja keuangan solid, dengan laba konsolidasian tahun buku 2025 mencapai Rp57,132 triliun, serta laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp56,65 triliun.
Selain itu, pembagian dividen juga telah memperhatikan ketentuan regulasi yang berlaku serta anggaran dasar Perseroan.
Hery menilai, dividen yang dibagikan tidak hanya mencerminkan kinerja, tetapi juga fundamental bisnis yang kuat dan berkelanjutan.
“Sebagai bagian dari Danantara, pembagian dividen ini juga merupakan bentuk kontribusi nyata BRI dalam mendukung pembangunan nasional, sejalan dengan peran Perseroan dalam memperkuat pembiayaan UMKM dan mendorong transformasi ekonomi berbasis inklusi keuangan,” jelasnya.
Jadwal Dividen BRI 2025
- Cum dividen reguler & negosiasi: 20 April 2026
- Cum dividen pasar tunai: 22 April 2026
- Ex dividen reguler & negosiasi: 21 April 2026
- Ex dividen pasar tunai: 23 April 2026
- Recording date: 22 April 2026
- Pembayaran dividen: 8 Mei 2026





