BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Fundamental dan Likuiditas Tetap Solid

Gedung BRI. Dividen besar BRI didukung fundamental kuat, likuiditas terjaga, serta prospek ekspansi kredit tetap positif. /BRI
Gedung BRI. Dividen besar BRI didukung fundamental kuat, likuiditas terjaga, serta prospek ekspansi kredit tetap positif. /BRI

swaranusa.co, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menegaskan komitmennya dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham melalui pembagian dividen yang optimal.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026, perseroan menetapkan dividen tunai Tahun Buku 2025 sebesar Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham.

Jumlah tersebut telah termasuk dividen interim sebesar Rp137 per saham atau Rp20,6 triliun yang telah dibayarkan pada 15 Januari 2026.

Pembagian dividen mengacu pada kinerja keuangan BRI yang mencatat laba konsolidasian sebesar Rp57,132 triliun, dengan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp56,65 triliun pada tahun buku 2025.

Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi mengatakan bahwa kombinasi dividen yang optimal dan fundamental keuangan yang kuat mencerminkan kapasitas perseroan dalam menjaga pertumbuhan jangka panjang.

“Dengan likuiditas dan permodalan yang solid, BRI memiliki ruang yang cukup untuk terus mendorong ekspansi kredit secara selektif dan berkualitas,” katanya kepada wartawan melalui keterangan pers, Kamis (23/4/2026).

Hingga akhir 2025, ekuitas BRI tercatat sebesar Rp330,9 triliun atau tumbuh 2,4% secara tahunan.

Dari sisi likuiditas, BRI mencatat Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 136,9% dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) sebesar 117,7%.

Sementara itu, permodalan BRI juga berada pada level tinggi dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) konsolidasi sebesar 26,63% dan bank only 23,52%, jauh di atas ketentuan regulator.

Sejalan dengan Rencana Kerja Tahunan Perseroan (RKAP) 2026, BRI memproyeksikan pertumbuhan kredit berada di kisaran 7% hingga 9% secara tahunan.

Proyeksi ini didorong optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi domestik, khususnya di segmen UMKM sebagai fokus utama bisnis BRI.

Share

Berita Terkait