Daftar Perawatan Motor Usai Touring Jarak Jauh

Pengendara sedang long touring. Yamaha menekankan pengecekan dan perawatan motor pasca touring agar performa, kenyamanan, dan keselamatan berkendara tetap terjaga. /Yamaha
Pengendara sedang long touring. Yamaha menekankan pengecekan dan perawatan motor pasca touring agar performa, kenyamanan, dan keselamatan berkendara tetap terjaga. /Yamaha

swaranusa.co, JAKARTA — Libur panjang dan perjalanan jarak jauh dengan sepeda motor kerap meninggalkan kesan menyenangkan bagi pengendara.

Namun, setelah menempuh ratusan kilometer, perhatian tidak boleh berhenti pada pengalaman perjalanan semata.

Yamaha mengingatkan pentingnya memperhatikan kondisi sepeda motor setelah digunakan untuk touring agar tetap aman dan nyaman saat kembali dipakai untuk aktivitas harian.

Perjalanan jarak jauh membuat berbagai komponen motor bekerja lebih berat dari biasanya.

Mesin beroperasi lebih lama dengan beban konstan, ban dan kaki-kaki menahan beban tambahan di berbagai kondisi jalan, serta sistem pengereman digunakan lebih intens.

Tanpa pengecekan dan perawatan yang tepat, kondisi ini berisiko menurunkan performa hingga keselamatan berkendara.

Manager Public Relations, Community & YRA PT Yamaha Indonesia Motor Mfg, Rifki Maulana, mengatakan bahwa setelah digunakan untuk perjalanan jarak jauh selama liburan, Yamaha mengingatkan seluruh penggunanya agar melakukan pengecekan dan perawatan sepeda motor secara menyeluruh.

“Melalui langkah ini, kami ingin memastikan setiap sepeda motor tetap berada dalam kondisi optimal, aman, dan nyaman untuk kembali digunakan dalam aktivitas sehari-hari,” katanya dikutip melalui keterangan pers, Minggu (18/1/2026).

Pengecekan Motor Secara Sederhana

Yamaha menilai pengecekan setekah long touring sebagai langkah penting untuk menjaga kondisi kendaraan.

Beberapa pemeriksaan sederhana dapat dilakukan sebelum motor kembali digunakan secara rutin.

Mulai dari memastikan volume dan kualitas oli mesin tetap optimal, mengecek kondisi rantai dan gir agar bersih serta terlumasi dengan baik, hingga memeriksa sistem pengereman yang bekerja lebih keras selama perjalanan jauh.

Selain itu, tekanan angin dan kondisi tapak ban juga perlu diperhatikan karena sangat berpengaruh terhadap stabilitas kendaraan.

Filter udara pun tak luput dari pengecekan, mengingat debu dari perjalanan jarak jauh dapat menumpuk dan mengganggu performa mesin.

Melalui teknologi Y-Connect, pengguna dapat memantau kondisi motor sekaligus memperoleh rekomendasi perawatan secara lebih akurat.

Cek Sendiri atau Pergi ke Bengkel?

Meski sebagian pengecekan bisa dilakukan secara mandiri di rumah, Yamaha menyarankan pengendara untuk segera mendatangi bengkel resmi apabila merasakan gejala tidak normal, seperti tarikan motor terasa berat, muncul suara asing, atau rem tidak bekerja optimal.

Untuk memudahkan konsumen, Yamaha menghadirkan aplikasi My Yamaha Motor Members (MYMM) yang memungkinkan pengguna memantau riwayat servis, mendapatkan pengingat perawatan berkala, hingga mengakses informasi promo dan program purna jual secara terintegrasi.

Yamaha juga menyediakan layanan YES 24 Hours (Yamaha Emergency Service 24 Jam) sebagai dukungan darurat bagi konsumen, terutama selama periode liburan dan arus balik.

Melalui dukungan teknologi, layanan digital, serta kesiapan layanan darurat, Yamaha menegaskan komitmennya untuk memastikan sepeda motor konsumen selalu berada dalam kondisi prima, tidak hanya saat liburan, tetapi juga dalam penggunaan sehari-hari setelah perjalanan panjang berakhir.

Share

Berita Terkait