Peran PPAT Krusial Perbaiki Kualitas Layanan Pertanahan

Pengangkatan Sumpah Majelis Pembina dan Pengawas Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) tingkat pusat dan wilayah di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Senin (12/1/2026). /BPN
Pengangkatan Sumpah Majelis Pembina dan Pengawas Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) tingkat pusat dan wilayah di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Senin (12/1/2026). /BPN

swaranusa.co, JAKARTA — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) resmi menggelar Pengangkatan Sumpah Majelis Pembina dan Pengawas Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) tingkat pusat dan wilayah.

Pengangkatan sumpah Majelis Pembina dan Pengawas PPAT Pusat (MPPP) dan Majelis Pembina dan Pengawas PPAT Wilayah (MPPW) dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT) Asnaedi di Aula Prona Kementerian ATR/BPN kemarin, Senin (12/1/2026).

Dalam sambutannya, Asnaedi menekankan bahwa peran PPAT sangat strategis seiring dengan capaian pendaftaran tanah nasional yang terus meningkat.

“Untuk saat ini hampir 80 persen tanah sudah terdaftar, maka peran dari IPPAT sangat besar dalam memperbaiki layanan pertanahan kita. Tugas kita sebagai MPPP dan MPPW begitu krusial dalam meningkatkan kepuasan pengguna layanan,” katanya dikutip melalui keterangan pers, Selasa (13/1/2026).

PPAT dinilai sebagai mitra strategis ATR/BPN dalam pelayanan pertanahan, khususnya dalam pembuatan akta otentik perbuatan hukum terkait tanah dan bangunan.

Oleh karena itu, pembinaan dan pengawasan terhadap PPAT perlu dilakukan secara terstruktur hingga ke daerah.

“Teman-teman IPPAT dengan jumlah yang besar ini tidak bisa pembinaannya hanya pada MPPP, makanya dibentuk MPPW,” jelas Asnaedi.

Dia juga menyoroti potensi besar sumber daya PPAT yang jumlahnya mencapai sekitar 24.000 orang di seluruh Indonesia.

Menurutnya, potensi tersebut harus dimaksimalkan untuk mempercepat layanan pertanahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Selamat menjalankan tugas dengan baik, sehingga dapat memberikan pelayanan yang profesional dan tepercaya kepada masyarakat,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, total 311 orang resmi dilantik, dengan rincian 5 orang MPPP dan 306 orang MPPW.

Sebanyak 36 peserta hadir secara langsung di Kementerian ATR/BPN, sementara 275 peserta lainnya mengikuti pelantikan secara daring melalui Zoom Meeting.

Share

Berita Terkait