Mual Tak Sembuh Setelah Minum Obat Herbal, Segera Periksa ke Dokter

Ilustrasi sakit perut. /Gambar diolah menggunakan AI
Ilustrasi seseorang dengan sakit perut. /Gambar diolah menggunakan AI

JAKARTA — Sebuah video yang diunggah akun TikTok @siberinfo viral dan memicu kembali perbincangan publik terkait penggunaan obat herbal instan untuk mengatasi keluhan yang kerap disebut sebagai “masuk angin”.

Dalam video tersebut, @siberinfo menyoroti sebuah artikel berita yang mengungkap pengalaman buruk sejumlah konsumen setelah mengonsumsi obat herbal instan ternama.

Keluhan yang muncul beragam, mulai dari mual, gangguan pencernaan, hingga kondisi GERD yang memburuk.

Guys, lihat deh berita ini. Ternyata banyak banget yang punya pengalaman buruk sama obat herbal instan buat masuk angin,” tulis akun tersebut dalam keterangan video.

Fenomena ini menggarisbawahi satu isu krusial dalam kesehatan masyarakat, yaitu bahaya salah diagnosis mandiri (self-diagnosis).

Video yang diunggah @siberinfo itu menampilkan salah satu artikel berita berjudul “Pencernaan Terganggu, Netizen Ungkap Kegalauan Konsumsi Obat Herbal Instan Ternama”.

Artikel mengutip pengalaman seorang pengguna TikTok yang mengira dirinya hanya masuk angin biasa.

“Jadi dulu itu saya tidak tahu kalau ternyata saya itu kena GERD, perut kembung berhari-hari. Kembungnya tak hilang-hilang dan sangat tidak nyaman. Awalnya saya pikir hanya masuk angin, jadilah saya minum TA,” tulis pemilik akun tersebut, menyebut inisial merek obat herbal pereda gejala masuk angin.

Alih-alih membaik, tambahnya, kondisi badannya justru memburuk, yang kemudian diketahui setelah berkonsultasi ke dokter sebagai gejala GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).

Pengalaman serupa dibagikan akun TikTok @dwie998 yang mengira sakit perutnya adalah masuk angin. Dia meminum obat herbal.

“Eh makin lama makin sakit. Dada sesak, gerak sedikit sakit. Ke klinik langsung, eh tahunya asam lambung naik,” tulisnya.

Salah kaprah tidak hanya terjadi antara masuk angin dan GERD. Perbincangan viral lainnya di Twitter, yang dipicu oleh akun @AntoniusCDN dan @starryeiz yang mengingatkan tentang bahaya yang lebih fatal, yaitu salah membedakan masuk angin dengan “angin duduk”.

“Berita ini  mengungkap banyak yang salah kaprah antara ‘masuk angin’ biasa dgn Angin Duduk. Asal Main minum Tolak Angin padahal gejalanya serius, bisa fatal. Ingat Tolak Angin bukan obat jantung!” tulisnya.

Angin duduk, atau angina, adalah nyeri dada akibat kurangnya pasokan darah ke otot jantung dan memerlukan penanganan medis segera.

Meski banyak keluhan, tidak sedikit pula yang merasakan manfaat dari obat herbal instan.

“Pengalaman saya minum obat herbal anti masuk angin, apapun mereknya fine-fine aja. Bahkan bila kena gejala flu minum obat masuk angin istirahat langsung sembuh 👍,” tulis akun @Bsuworo

Namun, banyaknya laporan efek samping mulai dari diare yang dikeluhkan hingga ketidakefektifan menunjukkan bahwa respons tubuh terhadap obat herbal sangat individual.

Rentetan keluhan viral ini memberikan satu pelajaran penting, yaitu jangan pernah meremehkan gejala dan hindari self-diagnosis.

Gejala yang tampak sepele seperti perut kembung, nyeri dada, atau mual bisa jadi merupakan sinyal dari kondisi medis yang lebih serius, seperti GERD atau bahkan gangguan jantung.

Para ahli kesehatan, termasuk yang dikutip dalam berbagai platform seperti Halodoc, secara konsisten menyarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika keluhan tidak membaik. Diagnosis yang tepat adalah langkah pertama menuju penanganan yang efektif dan aman. (PRB)

Share

Berita Terkait