Gelombang Pertama TKA 2026 Rampung, Sekolah Matangkan Persiapan Gelombang Kedua

Gelombang pertama TKA SMA/SMK 2026 usai dengan catatan gangguan server pusat yang telah diatasi. Disdik DKI dan SMKN 1 Tangerang pastikan jadwal susulan dan persiapan gelombang kedua matang. /Kemendikdasmen
Gelombang pertama TKA SMA/SMK 2026 usai dengan catatan gangguan server pusat yang telah diatasi. Disdik DKI dan SMKN 1 Tangerang pastikan jadwal susulan dan persiapan gelombang kedua matang. /Kemendikdasmen

swaranusa.co, JAKARTA — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA/SMK Tahun 2026 gelombang pertama resmi berakhir dengan meninggalkan sejumlah catatan teknis di lapangan.

Meskipun jalannya ujian sempat diwarnai oleh kendala gangguan server dari pusat pada hari-hari awal pelaksanaan, pihak dinas pendidikan bersama jajaran satuan sekolah memastikan bahwa seluruh hambatan tersebut berhasil ditangani dengan cepat dan terukur.

Kini, fokus utama para penyelenggara bergeser pada pemantapan persiapan gelombang kedua yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 2 hingga 5 November 2026 dengan komitmen penuh untuk menjamin kelancaran serta perlindungan hak akademik seluruh siswa.

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Erni Mawarni, menjelaskan bahwa gangguan sistem yang bersumber dari pusat sempat terjadi secara merata pada hari pertama pelaksanaan sesi kedua untuk jenjang SMK, dan kembali berlanjut pada hari kedua sesi pertama yang mencakup seluruh jenjang pendidikan.

Kendati demikian, situasi berangsur pulih dan terpantau berjalan lancar tanpa hambatan berarti pada pelaksanaan hari ketiga dan keempat.

Sebagai langkah mitigasi taktis atas insiden tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) langsung bergerak cepat dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 22 Tahun 2026.

Kebijakan ini dihadirkan secara khusus guna memfasilitasi pelaksanaan TKA serta Asesmen Nasional (AN) susulan, utamanya untuk mata pelajaran Bahasa Inggris serta pengisian Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar).

“Kami terus berkomunikasi dengan sekolah melalui tim teknis wilayah dan proktor. Kendalanya kami minta dicatat di berita acara, dilaporkan di laman TKA, dan murid ditenangkan dahulu. Pandangan secara keseluruhan, pelaksanaan di sekolah tetap tertib. Kendalanya ada di sistem pusat, bukan di kesiapan sekolah,” katanya saat dihubungi.

Erni memberikan jaminan kuat bahwa setiap peserta didik yang sempat terdampak oleh galat (error) sistem tidak akan dirugikan, mengingat pemerintah telah menyiapkan payung jadwal ujian susulan yang adil.

“Untuk orang tua, mohon dampingi anak tanpa menekan dan jangan mudah percaya kabar yang belum jelas sumbernya,” jelasnya.

Semangat dan kesiapan matang dalam menyambut ujian gelombang kedua turut digaungkan oleh satuan pendidikan di daerah.

Wakil Kepala SMKN 1 Kota Tangerang Mira Christiana menyatakan bahwa institusinya dijadwalkan mengikuti rangkaian asesmen pada gelombang kedua.

Belajar dari dinamika yang terjadi pada gelombang pertama, Mira mengakui adanya laporan terkait kendala kesulitan masuk sistem (login) akibat beban server pusat, namun permasalahan tersebut terbukti dapat diselesaikan dengan baik oleh tim teknis pusat sehingga sesi-sesi lanjutan dapat berjalan aman.

Menjelang giliran pelaksanaan di sekolahnya, Mira memastikan bahwa seluruh sivitas akademika di SMKN 1 Kota Tangerang telah mengoptimalkan infrastruktur teknis sebaik mungkin.

Selain fokus pada kesiapan sarana dan prasarana penunjang, ia turut menggarisbawahi pentingnya menjaga kondisi psikologis serta kesehatan mental para peserta didik.

“Kami mengajak seluruh orang tua untuk mendampingi dan memberikan semangat kepada putra-putrinya agar mengikuti TKA dengan percaya diri, jujur, dan dalam kondisi yang sehat. Saya yakin setiap sekolah telah mempersiapkan pelaksanaan TKA sebaik mungkin, mulai dari kesiapan sarana, jaringan, hingga tim teknis,” ujar Mira.

Share

Berita Terkait