Strategi Ekosistem ASLC: Otomotif Bekas, Lelang Non-Kendaraan, dan Kinerja Pendapatan Rp589 Miliar

ASLC optimalkan ekosistem mobil bekas lewat JBA, Caroline.id, dan MotoGadai. Pendapatan semester I melonjak 31,9% YoY hingga Rp589 miliar. /ASLC
ASLC optimalkan ekosistem mobil bekas lewat JBA, Caroline.id, dan MotoGadai. Pendapatan semester I melonjak 31,9% YoY hingga Rp589 miliar. /ASLC

swaranusa.co, JAKARTA — PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC), emiten yang bergerak di bisnis lelang kendaraan (JBA Indonesia), penjualan ritel mobil bekas (Caroline.id), serta jasa pegadaian (MotoGadai), terus memperkuat integrasi ekosistemnya guna memaksimalkan nilai kendaraan melalui sinergi antarlini bisnis.

Dalam memaksimalkan potensi tersebut, ASLC menerapkan strategi omnichannel yang menghubungkan kanal online dan offline. Langkah ini dirancang untuk mempermudah konsumen dalam proses pencarian, inspeksi, hingga transaksi kendaraan sesuai kebutuhan.

Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari Jany Candra mengatakan bahwa kehadiran JBA dan Caroline.id memberi fleksibilitas bagi pelanggan dalam menentukan saluran penjualan yang paling tepat.

“Adanya dua pilihan kanal transaksi, JBA dan Caroline.id ini membuat pelanggan bisa memilih kanal yang sesuai dengan karakteristik dan potensi nilai dari masing-masing kendaraan,” katanya, Jumat (21/8/2026).

ASLC juga memberlakukan standar penetapan harga demi memastikan kendaraan dijual melalui kanal yang paling memberikan nilai optimal.

Melengkapi ekosistem tersebut, MotoGadai hadir membawa solusi pembiayaan berbasis gadai bagi konsumen yang membutuhkan fleksibilitas finansial.

Di samping itu, ASLC memanfaatkan platform digital Cartalog untuk memberikan estimasi harga kendaraan secara presisi berdasarkan data aktual kondisi pasar.

Guna memperluas portofolio bisnis lelang, ASLC merambah lini baru berupa lelang non-kendaraan melalui anak usahanya, PT Autopedia Sukses Lelang Indonesia (ASLI).

Langkah ini disiapkan sebagai mesin pertumbuhan baru (growth engine) dengan memanfaatkan jaringan infrastruktur yang sudah terbangun dari JBA, Caroline.id, serta MotoGadai.

Implementasi strategi ekosistem ini berdampak positif terhadap kinerja keuangan Perseroan.

Pada semester I tahun ini, ASLC membukukan pendapatan sebesar Rp589 miliar atau tumbuh 31,9% secara tahunan (year-on-year/YoY), dengan capaian laba bersih mencapai Rp8,9 miliar.

Penjualan mobil bekas melalui kanal ritel Caroline.id menjadi penopang utama dengan torehan Rp493 miliar. Angka ini melonjak 57,4% YoY dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatatkan Rp313 miliar.

“Untuk semakin memperkuat kinerja ASLC sehingga bisa terus tumbuh secara berkesinambungan, ke depan Perseroan akan terus memperkuat ekosistem mobil bekas, mengoptimalkan strategi omnichannel, serta mengembangkan potensi jangka panjang Motogadai dan ASLI sebagai sumber pertumbuhan baru,” tutup Jany.

Share

Berita Terkait