swaranusa.co, JAKARTA — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau calon penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara kemarin, Jumat (29/5/2026).
Peninjauan dilakukan di kawasan pesisir Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, yang berada di sekitar Jembatan Teluk Kendari.
Salah satu rumah yang dikunjungi adalah milik Ibrahim dan istrinya, Nanang. Hunian berbahan papan yang mereka tempati dinilai sudah tidak layak dan masuk dalam sasaran program BSPS.
“Alhamdulillah bisa dapat bantuan dari pemerintah, yang sebelumnya papan menjadi permanen,” katanya dikutip melalui keterangan pers.
Nanang menjelaskan bahwa suaminya telah empat tahun tidak bekerja akibat diabetes.
Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, dia berjualan minuman saset kepada warga dan anak-anak di lingkungan sekitar.
Rombongan juga meninjau rumah Jumadiah, istri Hatta, yang sehari-hari berjualan gorengan. Suaminya tidak lagi bekerja karena mengalami stroke.
Maruarar menyampaikan bahwa berdasarkan komitmen Kepala BP3KP/P3KP Sulawesi III Bakhtiar, proses renovasi rumah penerima bantuan akan dimulai pada 1 Juni 2026 dan ditargetkan rampung pada 25 Agustus 2026.
“Setelah kami lihat, memang kondisi rumahnya sudah sangat tidak layak huni dan berhak mendapatkan bantuan BSPS. Selama proses pembangunan, Ibu Wali Kota Kendari telah menyiapkan rumah susun sebagai tempat tinggal sementara bagi para penerima bantuan. Kami mengapresiasi dukungan tersebut agar masyarakat tetap memiliki tempat tinggal yang layak selama rumahnya diperbaiki,” katanya.
Menteri yang akrab disapa Ara itu juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Komisi V DPR atas dukungan terhadap program perumahan di Sulawesi Tenggara.
Dukungan tersebut turut mendorong peningkatan alokasi BSPS di provinsi tersebut dari 1.129 unit pada 2025 menjadi 8.973 unit pada 2026.
Selain itu, Menteri PKP mengapresiasi peran Kepala BPS dalam menyediakan data yang membantu pemerintah memastikan penyaluran bantuan perumahan lebih tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.





