RISE Percepat Ekspansi Lewat Proyek Baru dan Penguatan Manajemen

Voza Tower. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE) mempercepat ekspansi proyek sekaligus memperkuat manajemen guna menjaga pertumbuhan bisnis berkelanjutan. /RISE
Voza Tower. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE) mempercepat ekspansi proyek sekaligus memperkuat manajemen guna menjaga pertumbuhan bisnis berkelanjutan. /RISE

swaranusa.co, JAKARTA — PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE) mempercepat ekspansi bisnis pada 2026 melalui peluncuran sejumlah proyek baru sekaligus penguatan struktur manajemen.

Emiten properti dengan portofolio residensial, kawasan industri, serta proyek mixed-use TANRISE tersebut berupaya menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri properti.

Setelah sebelumnya mengumumkan pengembangan proyek Solaris Villa di Bali dan Malang serta fasilitas driving range Taman Dayu, Perseroan kembali melanjutkan ekspansi dengan meluncurkan Vasa Suites Hotel di Surabaya.

Proyek hotel tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir kuartal pertama 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat struktur bisnis melalui kombinasi proyek residensial dan aset komersial.

Strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kontribusi pendapatan berulang sekaligus menjaga stabilitas kinerja perusahaan.

Presiden Direktur RISE Budi Agusti mengatakan  bahwa Perseroan terus mengembangkan portofolio bisnis yang lebih seimbang antara proyek residensial dan aset komersial.

“Strategi ini kami lakukan untuk memperkuat struktur pendapatan Perseroan melalui peningkatan kontribusi recurring income, sehingga kinerja Perseroan dapat menjadi lebih resilien dan berkelanjutan. Kehadiran Vasa Suites Hotel menjadi salah satu langkah strategis kami untuk memperkuat struktur pendapatan Perseroan ke depan,” katanya melalui keterangan pers, Selasa (10/3/2026).

Budi menjelaskan bahwa selain pembukaan Vasa Suites Hotel, perusahaan juga tengah menyiapkan peluncuran klaster hunian baru di kawasan Taman Dayu, Pandaan, Jawa Timur.

Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang kuat dan berkembang sebagai destinasi hunian sekaligus kawasan wisata di Jawa Timur.

Pengembangan klaster hunian tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem kawasan Taman Dayu sekaligus meningkatkan nilai kawasan secara keseluruhan.

“Pengembangan klaster baru di Taman Dayu merupakan bagian dari strategi kami untuk terus meningkatkan value kawasan sekaligus memperluas pilihan hunian berkualitas bagi masyarakat. Kami melihat kawasan Pandaan memiliki potensi pertumbuhan yang kuat, baik dari sisi hunian maupun komersial,” tambah Budi.

Sejalan dengan percepatan ekspansi bisnis, Perseroan juga melakukan penguatan struktur manajemen guna memastikan implementasi strategi dapat berjalan lebih optimal.

Perusahaan menunjuk Samuel Bunjamin sebagai direktur yang membawahi fungsi proyek/teknik, Herman Bunjamin sebagai direktur yang menangani bisnis komersial khususnya hotel, serta Merry Lantani sebagai direktur yang mengelola lini properti mencakup sales, marketing, dan operasional.

Saat ini mereka telah bergabung dalam jajaran manajemen dan rencananya akan diusulkan secara resmi sebagai anggota direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang.

Perseroan menilai kehadiran mereka dapat memperkuat strategi pemasaran, memperluas jaringan penjualan, serta meningkatkan efektivitas operasional proyek.

Budi menerangkan bahwa RISE meyakini bahwa kombinasi antara pengembangan proyek-proyek baru serta penguatan tim manajemen akan menjadi fondasi yang solid dalam menjaga momentum pertumbuhan Perseroan di tengah dinamika industri properti.

“Dengan strategi tersebut, Perseroan optimistis dapat terus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham sekaligus memperkuat posisi RISE sebagai pengembang properti yang aktif bertumbuh dan semakin kompetitif di Indonesia,” terangnya.

Share

Berita Terkait