swaranusa.co, JAKARTA — PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mempercepat digitalisasi layanan registrasi kartu SIM melalui teknologi biometrik wajah dan eSIM guna meningkatkan keamanan data serta kenyamanan pelanggan.
Direktur & Chief Regulatory XLSMART Merza Fachys mengatakan bahwa penerapan verifikasi biometrik wajah menjadi langkah nyata perusahaan untuk meningkatkan perlindungan identitas pelanggan.
Proses validasi identitas terhubung langsung dengan basis data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), sehingga dapat meminimalkan penyalahgunaan identitas.
“Implementasi verifikasi biometrik ini adalah komitmen nyata XLSMART dalam meningkatkan standar keamanan data pelanggan dan memastikan identitas yang digunakan valid,” katanya dalam keterangan tertulis dikutip Kamis (5/3/2026).
Saat ini layanan registrasi biometrik tersedia di 143 titik layanan di seluruh Indonesia yang terdiri dari 94 XL Center dan 51 Galeri Smartfren.
Wilayah dengan konsentrasi layanan terbesar antara lain Jabodetabek, Jawa Timur, dan Sumatera.
Selain melalui gerai fisik, pelanggan juga dapat melakukan registrasi secara mandiri melalui situs resmi serta aplikasi myXL, AXISNET, dan mySF.
Teknologi pengenalan wajah yang digunakan memiliki tingkat akurasi tinggi dan dilengkapi fitur liveness detection untuk mencegah pemalsuan identitas.
Berdasarkan studi GSMA, penerapan biometrik dapat menekan kemungkinan identitas ganda lebih dari 80% serta meningkatkan efisiensi penanganan penipuan hingga 20–30%.
Sementara itu, tingkat akurasi teknologi pengenalan wajah modern mencapai 95–99% menurut National Institute of Standards and Technology (NIST).
Dengan sistem otomatis tersebut, waktu registrasi kartu SIM yang sebelumnya membutuhkan sekitar 5–7 menit kini dapat diselesaikan kurang dari satu menit.
XLSMART juga menegaskan bahwa data biometrik pelanggan tidak disimpan oleh perusahaan, melainkan langsung diverifikasi ke sistem Dukcapil sesuai prinsip security by design dan data minimization.
Selain memperkuat keamanan registrasi SIM, XLSMART juga terus mendorong adopsi eSIM.
Saat ini jumlah pengguna eSIM di jaringan XLSMART telah mencapai lebih dari 1,6 juta pelanggan dan diperkirakan akan terus meningkat seiring kemudahan aktivasi dan penggunaan teknologi tersebut.
Perusahaan menyebut integrasi registrasi biometrik dengan layanan eSIM diharapkan dapat meminimalkan hambatan teknis dalam proses aktivasi serta menghadirkan tingkat keamanan yang setara antara pengguna kartu fisik dan eSIM.





