BCA Perkuat Layanan Digital Lewat Inovasi myBCA dan Smartwatch

SVP Transaction Banking Product Development BCA Fera Agustina. /BCA
SVP Transaction Banking Product Development BCA Fera Agustina. /BCA

swaranusa.co, JAKARTA — PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperluas inovasi layanan digital. Selain mempertahankan mobile banking, Perseroan terus menyempurnakan fitur pada platform myBCA guna meningkatkan pengalaman nasabah.

SVP Transaction Banking Product Development BCA Fera Agustina mengatakan bahwa myBCA menjadi salah satu solusi digital yang dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan nasabah yang kian beragam.

Pengembangan fitur dilakukan secara berkala seiring perubahan pola transaksi masyarakat.

“Kami terus mengamati perilaku transaksi nasabah dan mencoba menyelesaikannya dengan perkembangan teknologi,” katanya dikutip melalui keterangan pers, Sabtu (28/2/2026).

Inovasi terbaru menghadirkan fitur Poket Rupiah serta layanan myBCA on Smartwatch.

Pembaruan ini memungkinkan nasabah mengakses layanan keuangan melalui jam pintar sekaligus mengatur kebutuhan finansial dari satu rekening.

Saat ini, sekitar 90.000 nasabah tercatat telah memanfaatkan myBCA on Smartwatch.

Kehadiran myBCA on Smartwatch dinilai relevan dengan tren penggunaan perangkat wearable.

Melalui fitur tersebut, nasabah dapat melakukan transaksi seperti pembayaran QRIS Bayar, QRIS Tap untuk pengguna WearOS, hingga pengecekan saldo langsung dari smartwatch tanpa harus mengandalkan ponsel atau kartu fisik.

“Aplikasi myBCA on Smartwatch memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi perbankan praktis melalui jam pintar. Kami berusaha untuk menjawab kebutuhan nasabah saat ini,” jelas Fera.

Sementara itu, fitur Poket Rupiah memberikan kemudahan pemisahan dana melalui sub rekening hingga 20 kantong dalam mata uang rupiah tanpa biaya tambahan.

Fera menerangkan bahwa fitur tersebut membantu nasabah mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan.

“Fitur ini tidak hanya digemari Gen Z, tetapi juga ibu rumah tangga yang memegang anggaran belanja keluarga. Selain itu juga para pekerja yang perlu memisahkan anggaran belanja sesuai pos pengeluaran,” terangnya.

Menurutnya, Poket Rupiah mendorong kedisiplinan finansial serta kebiasaan menabung melalui pengelolaan dana yang lebih terstruktur.

“Bahkan ada fitur Money Lock untuk mengurangi ke-FOMO-an dan impulsivitas,” katanya.

Share

Berita Terkait