Menteri PKP Dorong Broker Kolaborasi Program Rumah Subsidi

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat acara National Business Conference ERA Indonesia 2026 di Jakarta, Rabu (11/2/2026). Menteri PKP dorong broker bersinergi percepat rumah subsidi dan pertumbuhan ekonomi nasional. /Kementerian PKP
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat acara National Business Conference ERA Indonesia 2026 di Jakarta, Rabu (11/2/2026). Menteri PKP dorong broker bersinergi percepat rumah subsidi dan pertumbuhan ekonomi nasional. /Kementerian PKP

swaranusa.co, JAKARTA — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengajak pelaku usaha properti, khususnya broker, untuk terlibat aktif dalam memperluas akses masyarakat terhadap program rumah subsidi.

Menteri yang akrab disapa Ara itu menilai keberhasilan penyediaan hunian rakyat membutuhkan ekosistem yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam National Business Conference ERA Indonesia 2026 di Jakarta kemarin, Rabu (11/2/2026).

Di hadapan pelaku bisnis properti nasional, Ara menekankan pentingnya membangun kolaborasi lintas sektor dalam industri perumahan.

“Saya sebagai menteri tidak ragu-ragu membangun ekosistem, ada broker, ada developer, ada kontraktor, ada asuransi, ada perbankan, supaya semuanya bisa bersinergi,” katanya dikutip melalui keterangan pers.

Ara menekankan komitmen pemerintah untuk menghadirkan kebijakan pro rakyat sekaligus membuka ruang kerja sama yang sehat antara pelaku usaha dan lembaga keuangan.

Menurutnya, sektor perumahan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi karena menciptakan dampak berganda bagi berbagai sektor lain.

“Pertumbuhan ekonomi harus terus menuju 8%. Salah satu faktor penggeraknya yang utama bahkan paling utama adalah perumahan,” jelasnya.

Ara juga menyampaikan bahwa pemerintah harus mampu bekerja cepat, bersih, dan efektif, bahkan tidak kalah dari sektor swasta.

Dia berencana menggelar pertemuan dengan pelaku industri guna memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program rumah subsidi.

“Saya tunggu Pak Darmadi Darmawangsa, Presiden Direktur dan CEO ERA Indonesia, serta Ketua Umum AREBI, Pak Clement Francis, tanggal 18 sampai 20 Februari 2026. Kita akan diskusikan bentuk kerja sama antara broker dan program rumah subsidi. Tolong diskusinya efektif karena kita mau cepat. Saya mau buktikan pemerintah tidak kalah bekerja dengan cepat, bersih, dan efektif dibanding swasta,” ujarnya.

Darmadi menyatakan dukungannya terhadap inisiatif tersebut.

Dia memastikan ERA Indonesia siap berkontribusi dalam memperluas distribusi informasi dan penjualan rumah subsidi melalui jaringan broker profesional di seluruh Indonesia.

“Dengan kualitas agen properti yang semakin baik, kami optimistis bisa membantu menjelaskan produk-produk perumahan dengan lebih tepat kepada masyarakat,” katanya.

Darmadi menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi digital akan dioptimalkan untuk memperluas promosi dan meningkatkan literasi perumahan masyarakat.

“Melalui advertising digital yang menjangkau seluruh Indonesia, satu produk yang bagus akan dikenal luas. Ini akan memperkuat peran broker dalam membantu pemerintah menjangkau lebih banyak pembeli potensial,” lanjutnya.

Share

Berita Terkait